MataNegeri | MataDaerah | MataRiau | MataPolitik | MataHukum | MataBisnis | MataDunia | MataSport | MataSeleb | MataIptek | MataPesona
 
Berhektar-hektar Lahan Konsesi Terbakar di Inhil, Diduga Milik PT IJA
Kamis, 13-02-2020 - 12:58:22 WIB
Anggota TNI/Polri dan warga berjibaku memadamkan api yang membakar lahan konsensi  yang diduga milik PT Indogreen Jaya Abadi di Desa Sungai Bela, Indragiri Hilir. (Foto: Syukri/MataPers)
TERKAIT:
 
  • Berhektar-hektar Lahan Konsesi Terbakar di Inhil, Diduga Milik PT IJA
  •  

    INHIL, MataPers -  Kebakaran lahan perkebunan terjadi di Parit 10 Merusi, Desa Sungai Bela, Kecamatan Kuala Indragiri (Kuindra), Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Provinsi Riau. Diduga lahan yang terbakar adalah lahan konsesi PT Indogreen Jaya Abadi (IJA). Peristiwa kebakaran terjadi pada Senin (10/2/2020) sekitar pukul 14.00 WIB.

    Pihak Polres Inhil mengerahkan personil 10 orang dan Kodim 0314/Inhil mengerahkan anggota TNI 3 orang,  dibantu dari pihak perusahaan PT IJA dalam upaya pemadaman kebakaran lahan perkebunan di lokasi konsesi yang diduga milik PT Indogreen Jaya Abadi.

    Kades Desa Sungai Bela, Agusman membenarkan adanya kejadian kebakaran di wilayah desanya, ketika  dikonfirmasi wartawan MataPers.com via WhatsApp (WA). "Iya,  kemarin Kapolsek ada ke lokasi, Tapi tak bisa akses ke sana payah," Kata Kades, Agusman. 

    Informasi yang diterima wartawan MataPers.com melalui pantauan pihak anggota TNI yang bertugas turun memadamkan api di lapangan, diduga lahan perkebunan yang terbakar seluas sekitar 6 Hektar. 

    Pasi Log Kodim 0314/Inhil Letda Inf Nanang saat dihubungi wartawan MataPers.com via telepon seluler mengatakan, "Setelah dihubungi anggota kita di lapangan, itu untuk memastikan pasti nggak bisa Mas. Cuman kurang lebih 6 Hektar yang terbakar," kata Nanang. 

    Menurut Kasat Reskrim Polres Inhil, AKP Indra Lamhot Sihombing, berdasarkan dugaan lahan perkebunan yang terbakar masuk ke kawasan konsesi milik PT Indogreen Jaya Abadi itu. Saat inj masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.

    "Dugaan sementara kebakaran lahan itu terjadi di kawasan konsesi milik PT Indogreen Jaya Abadi, Namun, ini masih dugaan. Kami masih melakukan pendalaman dan penyelidikan untuk kebenarannya." ujarnya, Kasat Reskrim melalui keterangan tertulis, Rabu (12/2/2020) malam.

    Lebih lanjut, AKP Indra mengungkapkan adanya kesimpangsiuran informasi yang beredar sebelumnya terkait luasan lahan yang terbakar di lokasi yang diduga konsesi PT Indogreen Jaya Abadi hingga mencapai 400 Hektare. Namun, informasi tersebut ditepis oleh AKP Indra yang menyatakan bahwa lahan yang terbakar  hanya berkisar sekitar 3 Hektare.

    "Setelah kita lakukan crosscheck di lapangan, riil-nya sekitar 3 (tiga) Ha. Jadi, info yang menyebut 400 Ha itu tidak benar," tutur AKP Indra.

    Saat ini, kebakaran yang melanda lahan perkebunan yang diduga milik PT Indogreen Jaya Abadi telah berhasil dipadamkan. AKP Indra mengatakan, sejumlah personel kepolisian bekerja sama dengan pihak perusahaan dalam upaya pemadaman kebakaran lahan perkebunan di lokasi konsesi yang diduga milik PT Indogreen Jaya Abadi.

    "Sudah padam sekarang. Kemarin, kami bersama pihak perusahaan menerjunkan sekitar 10 orang totalnya untuk pemadaman sekaligus pendinginan di lokasi." tutur AKP Indra seraya mengatakan, pihak kepolisian saat ini tengah melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran lahan tersebut.

    Selanjutnya, AKP Indra juga memberikan himbauan kepada segenap masyarakat Kabupaten Inhil, khususnya bagi yang tinggal di sekitar kawasan perkebunan atau yang memiliki lahan untuk tidak lagi membuka dan membersihkan lahan dengan cara membakar.

    "Sengaja maupun tidak sengaja, ada sanksi tegas, yakni sanksi pidana untuk tindakan pembakaran lahan sebagaimana yang diatur dalam UU Lingkungan Hidup, UU Kehutanan ataupun KUHP," kata AKP Indra. (Syuk)



     
    Berita Lainnya :
  • Berhektar-hektar Lahan Konsesi Terbakar di Inhil, Diduga Milik PT IJA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Gubsu Edy Rahmayadi Dilaporkan ke KPK Terkait Masalah Lahan
    02 Empat Hari Silam Suami BCL Jalani Terapi 'Emsculpt', Ini Penjelasannya
    03 23 Pengungsi Tewas Terinjak-injak Karena Berebut Makanan dan Pakaian
    04 TC Timnas U-19 Indonesia di Jepang-Korsel Terancam Wabah Corona
    05 Ashraf Sinclair, Suami Bunga Citra Lestari Meninggal Dunia
    06 Messi dan Hamilton Dinobatkan Sebagai Olahragawan Terbaik Dunia
    07 Kembangkan Perikanan dan Pertanian, Dumai Teken Kesepahaman dengan UIR
    08 Tim Kuasa Hukum Daftarkan Banding Atas Vonis 6 Tahun Kakek Pembakar Lahan di Inhil
    09 SPDP Perkara Anak Bupati Rohil Turun, Kejari Pekanbaru Siapkan Tiga Jaksa
    10 Musrenbang 2020: Drainase Jadi Skala Prioritas Usulan Kecamatan Mandau
    11 Pemkab Bengkalis Gelontorkan Rp297 Miliar Bangun infrastruktur di Mandau
    12 Mantap, Gedung DPRD Riau Bakal Dilengkapi Eskalator Senilai Rp8,5 Miliar
    13 M Rafi, Camat Reteh Inhil Meninggal Dunia
    14 Muscab V SPS Riau: Maskur Ketua Panitia, Khairul Sekretaris
    15 Kadin Inhil MoU dengan PD BPR Terkait Kerjasama Kredit UKM dan IKM
    16 Legislator Ini Khawatirkan Dana Hibah KONI Riau Menyimpang, Kok Bisa?
    17 Mengapa Orang Indonesia Sulit Terpapar Virus Corona? Ini Alasan Ilmiah Kemenkes
    18 Makin Heboh, Dugaan Kades Terpilih di Inhu Gunakan Ijazah ''Aspal''
    19 Pasal UU Pers Direvisi Lewat RUU Cilaka, Orpers: Masa Orba Bisa Terulang!
    20 UPDATE: Korban Tewas 1.665, Terinfeksi Corona 69.000 Orang di Seluruh Dunia
    21 Survei Indo Barometer: Masalah Pemerintahan Jokowi Sampai Kini Tetap Soal Ekonomi
    22 Kabar Sedih di Hari Minggu, 335 Penumpang Diamond Princess Corona
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2019 MataPers.com | Akurat dan Bijak Berkabar