MataNegeri | MataDaerah | MataRiau | MataPolitik | MataHukum | MataBisnis | MataDunia | MataSport | MataSeleb | MataIptek | MataPesona
 
Karhutla: Riau Siaga Darurat 8 Bulan, Gubri Langsung Jadi Dansatgas
Rabu, 12-02-2020 - 08:41:14 WIB
Manggala Agni Daops Siak melakukan pemadaman kebakaran di Kampung Bunsur, Kecamatan Sungai Apit, Siak. 
TERKAIT:
 
  • Karhutla: Riau Siaga Darurat 8 Bulan, Gubri Langsung Jadi Dansatgas
  •  

    PEKANBARU, MataPers - Gubernur Riau, Syamsuar, menetapkan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) selama delapan bulan, terhitung mulai tanggal 11 Februari hingga 31 Oktober 2020.

    "Dengan adanya eskalasi kebakaran hutan dan lahan dan sudah ada tiga kabupaten dan kota sudah menetapkan status siaga darurat, maka terpenuhi syarat Riau menetapkan status siaga darurat berdasarkan Peraturan Gubernur Nomor 61 tahun 2015 tentang Protap Pengendalian Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan," kata Syamsuar pada rapat koordinasi penetapan status siaga darurat karhutla Riau, di Pekanbaru, Selasa (11/2/2020) malam.

    Dengan penetapan status siaga darurat, sesuai aturan yang berlaku, maka Gubernur Riau juga menjabat sebagai Komandan Satuan Tugas Siaga Darurat Karhutla Riau yang mempunyai lahan gambut seluas 4,9 juta hektare

    Ia mengatakan, pihaknya sudah melakukan beberapa langkah, pertama, pemetaan daerah rawan bencana yang kini ada di 346 desa dan 99 kecamatan.

    Kedua, inventarisasi kembali izin perkebunan 387 dan 62 kehutanan, terkait dengan kebijakan satu peta untuk mengetahui tumpang tindih lahan.

    Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Edwar Sanger menyatakan sudah ada tiga pemerintah kabupaten/kota yang menetapkan status siaga darurat Karhutla pada awal tahun ini.

    "Siaga darurat sudah di tiga kabupaten/kota yaitu Bengkalis, Siak dan Dumai," katanya.

    Data BPBD menyatakan karhutla sudah terjadi di 10 dari 12 kabupaten/kota di Riau meski luasnya berbeda-beda. Total luas karhutla hingga Februari 2020 mencapai 271 hektare.

    Adapun tiga daerah yang sudah berstatus siaga darurat mengalami karhutla cukup luas, yakni di Siak mencapai 98,47 ha, Bengkalis 60,90 ha dan Dumai 31,85 ha.

    Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Harmensyah, mengatakan sangat mengapresiasi langkah cepat Riau menetapkan status siaga darurat karhutla. BNPB siap membantu berupa mempercepat operasi teknologi modifikasi cuaca untuk hujan buatan, mengerahkan bantuan personel, hingga helikopter untuk patroli maupun pemadaman.

    Namun, BNPB juga mengingatkan pemerintah daerah bahwa faktanya karhutla di Riau berulang tiap tahun, yang berdampak buruk terhadap lingkungan, masyarakat dan hubungan dengan negara lain.

    Karenanya, perlu solusi permanen untuk mencegah karhutla dengan mengembalikan fungsi alami gambut, yang seharusnya selalu basah agar tak mudah terbakar maupun dibakar.

    "Pesan dari Kepala BNPB, pak Doni Monardo, jangan kita perkosa gambut dan hakikat gambut diganggu terus," katanya.

    Kepala BMKG Stasiun Pekanbaru, Sukisno, mengatakan Riau memiliki dua siklus kemarau setiap tahun. Kemarau pertama pada akhir Januari hingga Maret, dimana curah hujan normal hingga di bawah normal, sehingga beberapa daerah mengalami kebakaran.

    Sementara, bulan Maret hingga April merupakan masa transisi, dan mulai Juni hingga Juli curah hujan menengah hingga rendah. "Juni adalah kemarau kedua," katanya. (**/ant)



     
    Berita Lainnya :
  • Karhutla: Riau Siaga Darurat 8 Bulan, Gubri Langsung Jadi Dansatgas
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 BNN-BC Dumai Amankan Sabu dan Ribuan Ekstasi Dalam Kemasan Teh China
    02 Stadion Utama Riau Resmi Masuk Kandidat 'Venue' Piala Dunia 2021
    03 Gubsu Edy Rahmayadi Dilaporkan ke KPK Terkait Masalah Lahan
    04 Empat Hari Silam Suami BCL Jalani Terapi 'Emsculpt', Ini Penjelasannya
    05 23 Pengungsi Tewas Terinjak-injak Karena Berebut Makanan dan Pakaian
    06 TC Timnas U-19 Indonesia di Jepang-Korsel Terancam Wabah Corona
    07 Ashraf Sinclair, Suami Bunga Citra Lestari Meninggal Dunia
    08 Messi dan Hamilton Dinobatkan Sebagai Olahragawan Terbaik Dunia
    09 Kembangkan Perikanan dan Pertanian, Dumai Teken Kesepahaman dengan UIR
    10 Tim Kuasa Hukum Daftarkan Banding Atas Vonis 6 Tahun Kakek Pembakar Lahan di Inhil
    11 SPDP Perkara Anak Bupati Rohil Turun, Kejari Pekanbaru Siapkan Tiga Jaksa
    12 Musrenbang 2020: Drainase Jadi Skala Prioritas Usulan Kecamatan Mandau
    13 Pemkab Bengkalis Gelontorkan Rp297 Miliar Bangun infrastruktur di Mandau
    14 Mantap, Gedung DPRD Riau Bakal Dilengkapi Eskalator Senilai Rp8,5 Miliar
    15 M Rafi, Camat Reteh Inhil Meninggal Dunia
    16 Muscab V SPS Riau: Maskur Ketua Panitia, Khairul Sekretaris
    17 Kadin Inhil MoU dengan PD BPR Terkait Kerjasama Kredit UKM dan IKM
    18 Legislator Ini Khawatirkan Dana Hibah KONI Riau Menyimpang, Kok Bisa?
    19 Mengapa Orang Indonesia Sulit Terpapar Virus Corona? Ini Alasan Ilmiah Kemenkes
    20 Makin Heboh, Dugaan Kades Terpilih di Inhu Gunakan Ijazah ''Aspal''
    21 Pasal UU Pers Direvisi Lewat RUU Cilaka, Orpers: Masa Orba Bisa Terulang!
    22 UPDATE: Korban Tewas 1.665, Terinfeksi Corona 69.000 Orang di Seluruh Dunia
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2019 MataPers.com | Akurat dan Bijak Berkabar