MataNegeri | MataDaerah | MataRiau | MataPolitik | MataHukum | MataBisnis | MataDunia | MataSport | MataSeleb | MataIptek | MataPesona
 
Sebanyak 705 Titik Api Ditemukan di Lahan Gambut Riau Sepanjang Januari-Maret
Selasa, 02-07-2019 - 18:05:31 WIB
Petugas berusaha memadamkan kebakaran lahan gambut di Riau beberapa waktu silam. (Foto: Dok.Internet)
TERKAIT:
 
 

JAKARTA, MataPers - Kajian Yayasan Madani Berkelanjutan bersama Kelompok Advokasi Riau (KAR) di wilayah Riau pada kurun waktu Januari-Maret 2019 menunjukkan terdapat sebanyak 737 titik api (hotspot) di Provinsi Riau dan 96 persen di antaranya berada di wilayah prioritas restorasi gambut.

"Dan diperkirakan area terbakar seluas 5.400 hektare di wilayah konsesi," kata Direktur Eksekutif Madani Berkelanjutan, Teguh Surya, dalam konferensi pers, Jakarta, Selasa (2/7/2019).

Dia mengatakan bahwa berdasarkan tipologi kawasan, dari 737 titik api, sebanyak 705 titik api berada di lahan gambut dengan kedalaman 2-4 meter.

Dari 12 kabupaten dan kota di Provinsi Riau, kata dia, 10 kabupaten/kota ditemukan titik api, hanya dua yang tidak.

Ia menegaskan penemuan titik api itu mengkhawatirkan karena merujuk pada data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, kebakaran hutan dan lahan gambut menyumbang 34 hingga 80 persen dari total emisi Indonesia tahun 2015.

Peneliti dari Kelompok Advokasi Riau, Rahmaidi Azani mengatakan dalam kajian itu, pihaknya menemukan sebagian titik api itu juga berada wilayah konsesi dan wilayah prioritas restorasi, yang seharusnya tidak boleh ada kebakaran.

"Secara historis, ada konsesi-konsesi yang terus terbakar setiap tahunnya, setidaknya sejak tahun 2015. Di lokasi ini, kami juga tidak menemukan adanya upaya restorasi sebagaimana yang dimandatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 1 tahun 2016," katanya

Kajian itu dilakukan dengan melakukan analisis titik api (hotspot) di Provinsi Riau menggunakan data dengan tingkat kepercayaan tinggi yakni lebih dari 80 persen dan investigasi lapangan untuk menelisik kebakaran hutan dan lahan yang terjadi pada periode Januari-Maret 2019. (mp01)

Sumber: Antara



 
Berita Lainnya :
  • Sebanyak 705 Titik Api Ditemukan di Lahan Gambut Riau Sepanjang Januari-Maret
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Gubsu Edy Rahmayadi Dilaporkan ke KPK Terkait Masalah Lahan
    02 Empat Hari Silam Suami BCL Jalani Terapi 'Emsculpt', Ini Penjelasannya
    03 23 Pengungsi Tewas Terinjak-injak Karena Berebut Makanan dan Pakaian
    04 TC Timnas U-19 Indonesia di Jepang-Korsel Terancam Wabah Corona
    05 Ashraf Sinclair, Suami Bunga Citra Lestari Meninggal Dunia
    06 Messi dan Hamilton Dinobatkan Sebagai Olahragawan Terbaik Dunia
    07 Kembangkan Perikanan dan Pertanian, Dumai Teken Kesepahaman dengan UIR
    08 Tim Kuasa Hukum Daftarkan Banding Atas Vonis 6 Tahun Kakek Pembakar Lahan di Inhil
    09 SPDP Perkara Anak Bupati Rohil Turun, Kejari Pekanbaru Siapkan Tiga Jaksa
    10 Musrenbang 2020: Drainase Jadi Skala Prioritas Usulan Kecamatan Mandau
    11 Pemkab Bengkalis Gelontorkan Rp297 Miliar Bangun infrastruktur di Mandau
    12 Mantap, Gedung DPRD Riau Bakal Dilengkapi Eskalator Senilai Rp8,5 Miliar
    13 M Rafi, Camat Reteh Inhil Meninggal Dunia
    14 Muscab V SPS Riau: Maskur Ketua Panitia, Khairul Sekretaris
    15 Kadin Inhil MoU dengan PD BPR Terkait Kerjasama Kredit UKM dan IKM
    16 Legislator Ini Khawatirkan Dana Hibah KONI Riau Menyimpang, Kok Bisa?
    17 Mengapa Orang Indonesia Sulit Terpapar Virus Corona? Ini Alasan Ilmiah Kemenkes
    18 Makin Heboh, Dugaan Kades Terpilih di Inhu Gunakan Ijazah ''Aspal''
    19 Pasal UU Pers Direvisi Lewat RUU Cilaka, Orpers: Masa Orba Bisa Terulang!
    20 UPDATE: Korban Tewas 1.665, Terinfeksi Corona 69.000 Orang di Seluruh Dunia
    21 Survei Indo Barometer: Masalah Pemerintahan Jokowi Sampai Kini Tetap Soal Ekonomi
    22 Kabar Sedih di Hari Minggu, 335 Penumpang Diamond Princess Corona
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2019 MataPers.com | Akurat dan Bijak Berkabar